9 Cara Mengatasi Laptop ASUS Agar Tidak Lemot di Windows 10

Cara agar laptop tidak lemot bisa dilakukan dengan berbagai cara. Sama halnya seperti smartphone, laptop juga semakin lama masa pakainya semakin lemot. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal di antaranya:

  1. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang yang membuat kinerja laptop lebih berat sehingga proses bootingnya lemot.
  2. Pada laptop lama, biasanya penyimpanannya masih menggunakan harddisk. Semakin lama umurnya, proses read and writenya juga berjalan lebih lama dari biasanya.
  3. Kapasitas Harddisk hapir penuh atau sudah penuh. Hal ini secara tidak langsung juga bisa menyebabkan laptop lemot.

Tenang saja, kali ini akan dijelaskan beberapa cara agar laptop tidak lemot yang bisa Anda lakukan. Ikuti saja Langkah-langkah berikut:

Uninstall Aplikasi yang Tidak Penting

Meskipun laptop Anda memiliki spesifikasi yang terbilang mumpuni, namun seiring berjalannya waktu juga dapat mengalami penurunan performa. Untuk mengatasi hal tersebut, cara agar laptop tidak lemot yang pertama adalah mengun-install aplikasi yang tidak penting atau jarang digunakan.

Jika Anda terlalu banyak menginstall aplikasi pada laptop, kapasitas penyimpanan pada Drive C pun akan penuh. Hal ini dapat membuat proses sistem berjalan lebih lama dalam membaca hard disk. Oleh sebab itu, segeralah uninstall aplikasi yang tidak penting atau jarang digunakan. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban memori pada laptop Anda yang bisa menyebabkan lemot.

Gunakan Antivirus

Cara agar laptop tidak lemot yang kedua yaitu gunakan antivirus. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi sebab laptop lemot karena terkena virus atau malware. Seperti halnya seorang manusia yang dapat terserang penyakit, laptop juga bisa terkena penyakit yang mengakibatkan turunnya performa.

Jika Anda sudah menginstall aplikasi Antivirus pada laptop, maka lakukan pengecekan rutin untuk men-scan laptop agar terhindar dari serangan virus maupun malware.

Pakai Aplikasi Sesuai dengan Spesifikasi Laptop

Beberapa pengguna mungkin tidak mengetahui tentang aplikasi mana yang sesuai dengan spesifikasi laptopnya. Cara agar laptop tidak lemot selanjutnya adalah peduli dan mau tahu tentang hal tersebut. Apakah aplikasi yang diinstall sudah sesuai dengan spesifikasi yang dimiliki laptop Anda atau belum.

Dengan mengetahui hal tersebut, maka jika spesifikasi yang dimiliki laptop tidak memadai untuk mengistall suatu aplikasi, Anda tidak perlu menginstallnya. Jika tetap dilakukan maka laptop pun akan menjadi lemot. Seperti anak SD yang diberikan materi SMA misalnya. Jelas kemampuan berpikirnya belum sampai di situ. Jadi pilihlah aplikasi sejenis yang spesifikasinya lebih rendah.

Sesuaikan Penggunaan Aplikasi

Meskipun Anda memiliki RAM tinggi, jangan memaksa kinerjanya dengan menjalankan berbagai aplikasi secara berlebihan. Hal ini tentu akan menjadikan laptop Anda lemot. Misalnya menjalankan game bersamaan dengan streaming video di YouTube.

Seperti yang diketahui bahwa menjalankan game pada laptop saja sudah berat, apalagi ditambah dengan membuka pemutar video seperti YouTube. Jelas akan menambah beban kerjanya. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa gunakan fitur task manager agar penggunaan RAM bisa terkontrol.

Bersihkan Dekstop dan Aplikasi Saat Dihidupkan

Pada tampilan utama desktop laptop Anda tidak perlu menaruh banyak aplikasi. Jika tetap memaksanya, maka dapat menyebabkan kinerja laptop menjadi lemot. Usahakan jangan sampai tertalalu banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang ketika laptop dihidupkan. Hal ini dapat membuat proses booting menjadi lebih lama. Sebab akan memakan banyak memori RAM.

Baca Juga  ASUS ExpertBook B9450FA-GV7110R, Laptop Untuk Pekerja Keras

Menambah RAM

Cara agar laptop tidak lemot selanjutnya adalah dengan menambah RAM. Hal ini memungkinkan laptop Anda agar memiliki performa yang lebih baik. Namun sebelumya Anda harus tahu spesifikasi RAM yang dimiliki pada laptop. 

Misalnya jika laptop Anda sekarang masih memiliki RAM 2 GB, maka Anda bisa menambahkan 2 GB lagi agar menjadi 4 GB. Jika perlu gantilah yang lebih tinggi. Namun sesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Cara ini lebih efektif dibandingkan cara-cara sebelumnya dan bisa dijadikan alternatif sebelum memutuskan untuk membeli laptop baru dengan spesifikasi lebih tinggi. 

Reset Ulang Sistem Operasi

Semakin tua umur laptop Anda kinerja hardware dan softwarenya juga semakin menurun. Salah satu yang terpengaruh adalah Windows. Anda bisa mengganti system operasinya dengan system operasi yang lebih enteng, seperti Linux.

Meskipun sudah nyaman dengan Windows, namun jika memang sudah dirasa berat maka segeralah ganti system operasinya menjadi Linux. Anda perlu menyesuaikan kembali dengan beberapa fiturnya yang mungkin masih asing. Namun hal ini berdampak positif pada kinerja laptop Anda sehingga kinerjanya dapat lebih baik.

Gunakan Thermal Paste pada Prosesor

Hal ini dapat menjadi salah satu cara agar laptop tidak lemot, yaitu dengan menggunakan thermal paste untuk menjaga suhu tidak cepat panas. Sehingga tidak membuat laptop Anda bekerja lebih berat. Thermal Paste ini bertujuan untuk mendinginkan suhu prosesor, sehingga performanya lebih stabil daan tidak cepat lemot.

Gunakan Cooling Pad

Jika cara di atas kurang membantu, maka gunakan cooling pad tambahan. Cooling pad adalah kipas yang digunakan untuk menjaga suhu laptop agar tidak cepat panas. Jika suhu laptop terlalu panas, maka kinerjanya juga akan menjadi lemot. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya Anda perlu cooling pad tambahan. Bisa juga dengan menambahkan vacuum cooler yang dapat digunakan untuk menyedot udara panas di dalam laptop.

Ganti Harddisk ke SSD

Cara agar laptop tidak lemot selanjutnya ini biasanya lebih berhasil. Pada laptop lama, biasanya memang masih menggunakan memori harddisk (HDD). Memori tersebut jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan SSD. Penyimpanan SSD terbukti ampuh meningkatkan performa dalam proses booting dan merespon lebih cepat berbagai aktivitas data. 

Namun harga SSD memang lebih mahal dibandingkan HDD. Sesuaikan budget Anda untuk mengupgradenya. Tidak perlu langsung berkapasitas besar, Anda bisa mengganti atau menambahkan SSD sesuai budget yang ada. Dibandingkan dengan cara sebelumnya, cara paling ampuh untuk mengatasi laptop lemot adalah cara ini.

Anda bisa menambahkan SSD baru berukuran minimal 120 GB dan rasakan bedanya. Pada laptop lama yang masih memiliki slot Harddisk Drive, bisa dimanfaatkan untuk dijadikan slot pemasangan harddisk yang lama. Cukup membeli wadahnya saja, harganya juga murah dan sangat terjangkau. Namun sebaiknya gunakan SSD berkapasitas 256 GB agar performanya lebih stabil. Di bawah itu, terkesan nanggung.

Demikian beberapa penyebab dan cara agar laptop tidak lemot. Anda bisa mencoba cara-cara tersebut untuk mengatasi masalah laptop tua Anda yang mungkin saat ini sudah lemot. Dari pada langsung memutuskan untuk membeli perangkat laptop baru yang harganya jauh lebih mahal, cara di atas bisa dijadikan alternatif yang paling efektif dan bisa Anda coba dengan mudah. Mudah-mudahan penjelasan di atas dapat membantu Anda dalam mengatasi hal tersebut.

Artikel Terbaru

Cara Install Laptop ASUS Pakai Flashdisk

Cara Install Laptop ASUS - Melakukan proses instalasi Windows...

Cara Setting LAN Windows 10 Terlengkap

Berikut akan kami bahas cara setting LAN Windows 10...

Cara Menghilangkan Password di Windows 10 Sangat Mudah!

Pada kesempatan kali ini, kita secara khusus akan membahas...

Cara Menghilangkan Lock Screen Windows 10 dengan Mudah

Dikarenakan update Windows 10 yang menjadikan kita tidak dapat...

Cara Menghidupkan Laptop ASUS yang Mati Paling Mudah

Apabila laptop Anda mati, atau tiba-tiba mati, mungkin ada...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

× Hubungi Kami